Arsip:

Materi

Mengenal Safety Instrumented System (SIS)

Latar Belakang dan Pengertian Safety Instrumented System

Industri proses memiliki peran yang penting dalam kehidupan manusia, namun juga dapat menjadi tempat yang berbahaya bagi pekerja maupun lingkungan sekitar plant karena memiliki risiko untuk terjadi kebakaran, ledakan, atau pelolosan material. Beberapa contoh kecelakaan industri proses antara lain, (1) kebocoran gas pabrik pupuk di Bhopal, India pada tahun 1984 yang menimbulkan 3000 korban jiwa dan 200.000 orang terluka, (2) ledakan dan kebakaran pada pengeboran minyak BP/Transocean Deepwater Horizon pada tahun 2010 yang menimbulkan 11 pekerja tewas dan tumpahan minyak besar-besaran di Teluk Meksiko, (3) ledakan di KS Endeavour Nigeria pada tahun 2012 yang menewaskan dua personel dan menimbulkan kebakaran dan tumpahan berlanjut selama 46 hari [1] [2]. read more

Mengenal Apa Itu Boiler Water Level Control (BWLC)

Pengertian Secara Umum

Pabrik industri kerap kali membutuhkan uap untuk melakukan berbagai macam proses seperti proses pemanasan, produksi vakum, steam-engine moving, augmentasi proses kimia maupun proses-proses lainnya [1]. Umumnya, fungsi untuk menghasilkan uap ini dijalankan oleh sebuah pemanas (ketel) yang disebut dengan ‘steam boiler’.

Proses untuk mendapatkan uap ini cukup sederhana, kita biasa melihatnya ketika memasak air di dapur. Uap dihasilkan dari air yang dipanaskan hingga mencapai titik didih (boiling point) nya. Pada kondisi tersebut, air yang tadinya berwujud cair berubah menjadi fase gas dan terciptalah uap air. Artinya, untuk menghasilkan uap kita membutuhkan dua komponen yaitu air dan panas (kalor). read more

Mengenal Instrument Loop Diagram

Instrument loop diagram merupakan diagram yang merepresentasikan informasi terkait lup instrumentasi, yang mencakup semua sambungan elektrikal dan perpipaan [1]. Instrument loop diagram atau yang disingkat dengan ILD sendiri memiliki standar yang diatur dalam ANSI/ISA-S5.4-1991. Berikut fungsi dari ILD pada berbagai tahap engineering [1]:

  1. Desain
    ILD membantu mengilustrasikan filosofi kontrol; mengonfirmasi kelengkapan data yang dikirim; sebagai perpanjangan dari P&ID yang menunjukkan komponen dan aksesoris dari lup instrumen, sambungan antar perangkat, dan identifikasi tindakan alat; menyediakan spesifikasi perangkat keras instrumen; serta sebagai sarana komunikasi kebutuhan dengan vendor.
  2. Konstruksi
    ILD berfungsi sebagai diagram interkoneksi panel instrumentasi, menyediakan informasi referensi instalasi instrumen dan persyaratan khusus, membantu dalam pengecekan lup instrumentasi, inspeksi dan dokumentasi.
  3. Start-up
    ILD membantu saat commissioning dan kalibrasi sebelum start-up.
  4. Operasi
    ILD bertindak sebagai media komunikasi antara personil operasi, pemeliharaan, dan engineering.
  5. Pemeliharaan
    ILD membantu saat troubleshooting, kalibrasi rutin, serta pemeliharaan preventif dan korektif.
  6. Modifikasi
    ILD membantu saat dilakukan penyusunan ulang, rekonstruksi, dan peningkatan instrumen.

Sebagai contoh ILD, misal terdapat siatu sistem kontrol tekanan instrument air receiver, TN-01, dengan P&ID seperti pada Gambar 1. Anggap kontrol tekanan instrument air receiver dilakukan oleh DCS dan tersambung melalui suatu field panel. ILD kontrol tekanan instrument air receiver dapat dilihat pada Gambar 2. read more

Mengenal Digital Twin

Pengertian Digital Twin

Digital twin secara sederhana merupakan representasi visual dari sebuah benda atau sistem yang sedang beroperasi. Digital twin dapat memberikan sebagian gambaran dari apa yang sedang terjadi dan mungkin apa yang akan terjadi pada benda atau sistem tersebut [1].

Digital twin dari suatu mesin [2]

Cara Kerja Digital Twin

Digital twin bekerja dengan 3 tahap yaitu melihat, berpikir, dan melakukan [3]. Tahap pertama, “melihat” yaitu tahap mengambil data untuk menciptakan “kembaran virtual” yang bisa bekerja secara bersamaan [3]. Untuk memperoleh data fisisnya peralatan-peralatan harus terhubung dengan internet. Selanjutnya data-data ini dikumpulkan ulang untuk dimasukkan ke digital twin. Tahap kedua, “berpikir” yaitu analisis dari data-data yang dimiliki untuk menghasilkan suatu informasi [3]. Tahap ketiga, “melakukan”, yaitu dari hasil analisis pada tahap berpikir maka kita dapat melakukan suatu tindakan yang dapat mengoptimalkan sistem yang dimiliki [3]. read more

Chernobyl Disaster

Foto Reaktor 4 PLTN Chernobyl yang telah hancur (Foto milik Associated Press)

The Hidden History of Chernobyl

Terdapat ironi dibalik kecelakaan yang terjadi di Chernobyl karena terjadi ketika dilakukan safety test. Tes tersebut dilakukan pada 26 April 1986 dini hari. Masyarakat sekitar memiliki permintaan listrik yang rendah pada dini hari, pengawas instalasi percaya diri bahwa tiga reaktor nuklir Chernobyl lainnya dapat menangani semua kebutuhan listrik saat itu. Pada tengah malam, pekerja shift baru di bawah mandor mereka, Alexander Akimov, memasuki ruang kontrol di reaktor empat. Selain mereka terdapat pula Leonid Toptunov seorang insinyur kontrol reaktor senior dan Alexander Yuvchenko seorang insinyur mesin senior. read more

Sharing Online Alumni Kamalogis, 2019

Sesi 1. Reiza Syaifullah, S.T. (Teknik Fisika 2013)

Teknik Fisika punya bidang ilmu yang sangat komprehensif, tapi ada baiknya kita tidak hanya belajar dari perkuliahan, tapi juga berbagai hal yang diperlukan untuk membekali kita sebagai calon engineer atau pokoknya, apapun yang kamu inginkan di kehidupan pasca kuliah nanti.

Ada beberapa hal penting yang teman-teman perlu latih saat kuliah, yaitu kemampuan komunikasi, kerjasama, dan integritas, atau dirangkum sebagai yang biasa kita sebut softskill. Tapi, hal-hal tersebut akan lebih banyak didapatkan diluar perkuliahan. Di Kamalogis, kita bisa dapat dua hal penting, yaitu hardskill dan softskill. Kenapa softskill penting? Karena di dunia kerja tidak hanya problem solving by paper saja, tapi juga tantangan secara langsung, misalnya ketemu dengan client atau membangun relasi dengan rekan kerja. read more

Apa itu Instrumentasi?

Instrumentasi didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari dan mengaplikasikan pengukuran dan pengendalian (kontrol) variabel proses untuk mencapai tujuan sesuai dengan kebutuhan dalam cakupan dan bidangnya (produksi, manufaktur, dsb). Variabel proses yang dimaksud: level, tekanan, temperatur, flow rate, humiditas, pH, komposisi, dan lainnya. Variabel proses tersebut adalah objek yang dimanipulasi atau direkayasa untuk memanipulasi variabel proses lainnya. Hal tersebut disebut dengan pengendalian atau kontrol. read more

Teknik Fisika dan Engineering Project

Sharing Alumni (Online) Kamalogis
4 Desember 2018

Pemateri:
Muhammad Ikhsan Restiadi, S.T.
Engineering & Technical Support – PT. Control System Arena Para Nusa
Teknik Fisika 2012

Teknik Fisika / Fisika Teknik khususnya pada bidang instrumentasi industrial, memiliki peran dalam merancang suatu metode pengukuran dan mengetahui besaran nilai pada suatu proses dan mengendalikannya agar berada pada set point yang diinginkan. Mungkin, hampir tidak ada industri yang tidak membutuhkan pengukuran dan pengendalian. Selama sebuah industri membutuhkan pengukuran dan pengendalian, maka selalu ada yang namanya peluang berkarir menjadi Instrument Engineer di industri tersebut. read more